Asioc Alphonsian Youth Gathering I di Sumba, Indonesia, dari tanggal 30 Juni hingga 6 Juli
ASIOC Alphonsian Youth Gathering 2024 diadakan dari tanggal 30 Juni hingga 6 Juli di pulau Sumba yang mempesona, Indonesia. OMK se Asia-Oseania bertemu untuk merayakan iman, budaya, dan kehidupan.
Tema ASIAOC ALPHONSIAN YOUTH GATHERING : ONE ENCOUNTER, ONE FAMILY, ONE MISSION! Terinspirasi dari Kisah Para Rasul 4:32, “Semua orang percaya menjadi satu hati dan pikiran. ” Pater Willy, CSsR menekankan bahwa perjumpaan kita dengan orang lain membentuk keluarga rohani kita, dan bersama-sama, kita memulai misi harapan yang sama.
Peserta AYG adalah Remaja Redemptoris (usia 18-35 tahun, single) dan pendampingnya (10% dari jumlah KAUM MUDA). Mereka tersebar di seluruh unit Redemptorist di Asia Oceania yang terdiri dari 11 unit: Malaysia & Singapura, Cebu Manila [Filipina], Indonesia (Jakarta, Palembang, Palangkaraya, Ketapang, Larantuka, Yogya, Sumba) Bangalore, Liguori, Majella [India) , Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Korea, Jepang, Oseania (Australia, Selandia Baru, dan Samoa). Jumlah peserta diperkirakan kurang lebih 400 peserta, dengan rincian sebagai berikut: Peserta dari setiap unit di luar Indonesia akan menerima 20 peserta per unit, sedangkan dari setiap paroki dan komunitas di Indonesia akan menerima 20 peserta.
Asia-Oceania Redemptorist Youth Gathering, juga disebut Alphonsian Youth Gathering (AYG), adalah sebuah pertemuan para pemuda di seluruh unit Redemptorist di Asia-Oceania. Melalui kegiatan AYG, para Redemptoris menyadari pentingnya melakukan perjalanan bersama kaum muda. Bagi generasi muda, AYG menjadi sarana pembentukan iman dan keterlibatan sebagai aktor utama dalam menyikapi berbagai tantangan hidup. Ini juga merupakan kesempatan untuk berbagi dalam keberagaman dan bersukacita dalam iman dan perjumpaan sebagai saudara dan saudari dalam iman dan roh.
Melalui rangkaian kegiatan AYG diharapkan kapasitas dasar KAUM MUDA yang semakin solid dan solidaritas (memperdalam rasa cinta kepada Tuhan, memperluas rasa cinta terhadap sesama makhluk), tanggap, tegar, dan gagap untuk terlibat sebagai pemeran utama. dalam hidup dapat tercapai. Tujuan tersebut dapat dicapai melalui penerapan 6 prinsip Hari Pemuda Sedunia di Gereja-Gereja Khusus: Perayaan Iman, Pengalaman Gereja, Pengalaman Misionaris, Kesempatan Penegasan Kejuruan dan Panggilan Kekudusan, Pengalaman Ziarah, dan Pengalaman Persaudaraan Manusia Universal.
Pater Jack Umbu Warata, CSsR secara resmi meluncurkan persiapan AYG, yang mencerminkan semangat St. Alphonsus untuk menjadi rasul pengharapan yang berani. Pertemuan Pemuda Cross of ASIOC Alphonsian mengunjungi Redemptorist dan paroki-paroki tetangga lainnya, memicu antisipasi. Banyak kegiatan yang dilakukan menjelang AYG, seperti lomba, perjalanan AYG Cross dan Youth Cross, Novena AYG, Acara Puncak AYG Hari I-IV (Proper), dan lain sebagainya.
Kegiatan juga dilakukan pada fase AYG, seperti katekese, workshop, Pertemuan Lintas Agama/ Bakti Sosial, pertukaran budaya, diskusi dan sharing, Perayaan Sakramen, dan Devosi.
Tahap Pasca-AYG seperti ‘roti dipecah, dibagikan’. Setelah melalui proses selama hampir 8 bulan, dengan didorong oleh nilai-nilai Injil dan universalitas, KAUM MUDA diharapkan mampu berkembang dan membuahkan hasil. Peserta AYG diharapkan mampu kreatif dan proaktif dalam menyelesaikan permasalahan pribadi, Gereja dan masyarakat dengan terang Injil dan teladan kehidupan Yesus Kristus.
Mereka diharapkan menjadi agen transformasi yang menginspirasi lingkungan dan komunitasnya dalam kehidupan keluarga, gereja, bangsa dan negaranya sesuai dengan nilai-nilai Injil dalam pluralisme Asia Oceania.